Follow @xamthoneplusbiz

Blog Entry

Obat kanker payudara alami

January 4, 2012 by , under Obat Herbal.

Kanker Payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.

Terdapat beberapa jenis kanker payudara :

Karsinoma in situ Karsinoma in situ artinya adalah kanker yang masih berada pada tempatnya, merupakan kanker dini yang belum menyebar atau menyusup keluar dari tempat asalnya.

Karsinoma duktal Karsinoma duktal berasal dari sel-sel yang melapisi saluran yang menuju ke puting susu.Sekitar 90% kanker payudara merupakan karsinoma duktal.Kanker ini bisa terjadi sebelum maupun sesudah masa menopause.Kadang kanker ini dapat diraba dan pada pemeriksaan mammogram, kanker ini tampak sebagai bintik-bintik kecil dari endapan kalsium (mikrokalsifikasi).Kanker ini biasanya terbatas pada daerah tertentu di payudara dan bisa diangkat secara keseluruhan melalui pembedahan.Sekitar 25-35% penderita karsinoma duktal akan menderita kanker invasif (biasanya pada payudara yang sama).

Karsinoma lobuler Karsinoma lobuler mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, biasanya terjadi setelah menopause.Kanker ini tidak dapat diraba dan tidak terlihat pada mammogram, tetapi biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada mammografi yang dilakukan untuk keperluan lain.Sekitar 25-30% penderita karsinoma lobuler pada akhirnya akan menderita kanker invasif (pada payudara yang sama atau payudara lainnya atau pada kedua payudara).
Kanker invasifKanker invasif adalah kanker yang telah menyebar dan merusak jaringan lainnya, bisa terlokalisir (terbatas pada payudara) maupun metastatik (menyebar ke bagian tubuh lainnya).Sekitar 80% kanker payudara invasif adalah kanker duktal dan 10% adalah kanker lobuler.

Karsinoma meduler Kanker ini berasal dari kelenjar susu.

Karsinoma tubuler Kanker ini berasal dari kelenjar susu.

 

Penyebab terjadinya kanker payudara

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mungkin menderita kanker payudara.Beberapa faktor resiko tersebut adalah: Usia.Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun. Resiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.

Pernah menderita kanker payudara.Wanita yang pernah menderita kanker in situ atau kanker invasif memiliki resiko tertinggi untuk menderita kanker payudara.Setelah payudara yang terkena diangkat, maka resiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5-1%/tahun.

Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.Wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker, memiliki resiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.

Faktor genetik dan hormonal.Telah ditemukan 2 varian gen yang tampaknya berperan dalam terjadinya kanker payudara, yaitu BRCA1 dan BRCA2. Jika seorang mwanita memiliki salah satu dari gen tersebut, maka kemungkinan menderita kanker payudara sangat besar.Gen lainnya yang juga diduga berperan dalam terjadinya kanker payudara adalah p53, BARD1, BRCA3 dan Noey2.Kenyataan ini menimbulkan dugaan bahwa kanker payudara disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel yang secara genetik mengalami kerusakan.Faktor hormonal juga penting karena hormon memicu pertumbuhan sel. Kadar hormon yang tinggi selama masa reproduktif wanita, terutama jika tidak diselingi oleh perubahan hormonal karena kehamilan, tampaknya meningkatkan peluang tumbuhnya sel-sel yang secara genetik telah mengalami kerusakan dan menyebabkan kanker.

Pernah menderita penyakit payudara non-kanker.Resiko menderita kanker payudara agak lebih tinggi pada wanita yang pernah menderita penyakit payudara non-kanker yang menyebabkan bertambahnya jumlah saluarn air susu dan terjadinya kelainan struktur jaringan payudara (hiperplasia atipik).

Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.Semakin dini menarke, semakin besar resiko menderita kanker payudara. Resiko menderita kanker payudara adalah 2-4 kali lebih besar pada wanita yang mengalami menarke sebelum usia 12 tahun.GEJALAGejala awal berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur.

Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kulit.Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya.
Pada kanker stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara. Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:- Benjolan atau massa di ketiak- Perubahan ukuran atau bentuk payudara- Keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah)- Perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu)- Payudara tampak kemerahan- Kulit di sekitar puting susu bersisik- Puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal- Nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara.

Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
Kemoterapi & Obat Penghambat Hormon

Kemoterapi dan obat penghambat hormon seringkali diberikan segera setelah pembedahan dan dilanjutkan selama beberapa bulan atau tahun.Pengobatan ini menunda kembalinya kanker dan memperpanjang angka harapan hidup penderita.Pemberian beberapa jenis kemoterapi lebih efektif dibandingkan dengan kemoterapi tunggal. Tetapi tanpa pembedahan maupun penyinara, obat-obat tersebut tidak dapat menyembuhkan kanker payudara.

Efek samping dari kemoterapi bisa berupa mual, lelah, muntah, luka terbuka di mulut yang menimbulkan nyeri atau kerontokan rambut yang sifatnya sementara.Pada saat ini muntah relatif jarang terjadi karena adanya obat ondansetron. Tanpa ondansetron, penderita akan muntah sebanyak 1-6 kali selama 1-3 hari setelah kemoterapi. Berat dan lamanya muntah bervariasi, tergantung kepada jenis kemoterapi yang digunakan dan penderita.Selama beberapa bulan, penderita juga menjadi lebih peka terhadap infeksi dan perdarahan.Tetapi pada akhirnya efek samping tersebut akan menghilang.

Tamoxifen adalah obat penghambat hormon yang bisa diberikan sebagai terapi lanjutan setelah pembedahan.Tamoxifen secara kimia berhubungan dengan esrogen dan memiliki beberapa efek yang sama dengan terapisulih hormon (misalnya mengurangi resiko terjadinya osteoporosis dan penyakit jantung serta meningkatkan resiko terjadinya kanker rahim). Tetapi tamoxifen tidak mengurangi hot flashes ataupun merubah kekeringan vagina akibat menopause.

Para xanthones dalam jus manggis xamthone memiliki kemampuan terbukti untuk menghancurkan sel kanker. Bahkan, dalam terakhir yang dirancang dalam penelitian in vitro, sebuah xanthone yang ditemukan dalam buah manggis (Garcinone E) ditemukan lebih efektif dari lima agen kemoterapi yang umum digunakan untuk perut, paru-paru kanker payudara dan kanker hati (vincristine, mitoxantrone, 5 – fiourouracil, cisplastin dan methotrexate).

Testimoni penderita kanker payudara yang sembuh setelah minum Xamthone Plus

Kanker Payudara Sembuh Setelah Minum XAMthone plus

Mengatasi kanker payudara dengan xamthone plusSulistiowati (32) asal Purwokerto, Jawa Tengah, melalui suratnya kepada reporter XAMthonePlus Magazine mengisahkan bagaimana perjuangannya melawan kanker payudara yang dideritanya.

“Saya menderita kanker payudara dan juga menderita patah tulang atas, tulang retak bagian belakang,” kisahnya. Setelah dibawa ke dokter rencananya mau dioperasi, tapi tidak jadi karena ada kanker. “Dokter mau operasi, namun ada tumor akhirnya tidak jadi,” lanjutnya. “Saya juga mencoba cara lain dengan mendatangi tukang betul tulang, tapi 2 kali datang hasilnya tidak ada. Keadaan ini membuat saya putus asa dan patah semangat. ”Sebulan berjalan, suaminya memperkenalkan produk-produk herbal berupa madu dan jus ekstrak kulit manggis XAMthonePlus kepadanya. “Saya diberikan XAMthonePlus dan madu, detik itu juga saya minum 3 kali sehari. Sekali minum 6 sendok makan, berhubung saya ingin cepat sembuh saya minum 4 kali sehari sampai habis 24 botol XAMthonePlus.”

“Selang 2 minggu tulang yang patah jadi menyatu kembali dan tumor saya yang sebelumnya basah kini sudah kering dan bersih. Sekarang dalam pembentukan sel kulit yang baru.”

Sebuah kisah heroik yang dipertunjukkan oleh Sulistiowati dalam membela hidup-nya. Dia tidak mau hidupnya sia-sia direnggut oleh tumor. Semuanya terjadi atas izin dan kehendak Tuhan. Melalui XAMthonePlus sebagai obat kanker payudara alami, Tuhan memelihara hidup Ibu Sulis sampai saat ini.

Badanku Sehat Segar Setelah Operasi kanker payudara Berkat XAMthone Plus

akhirnya sembuh dari kanker payudara setelah mengkonsumsi xamthone plusNancih (35) asal Karawang “Beberapa tahun lalu saya menjalani operasi kanker payudara di sebuah rumah sakit di Karawang, Jawa Barat dan sampai saat sebelum saya minum XAMthone plus badan saya rasanya sangat lemas, tidak semangat dan tidak ada gairah semacam itulah,” Selama itu saya mencoba mengonsumsi produk-produk herbal lainnya tidak perlu saya sebutkan namanya, tapi hasilnya tidak memuaskan, badan saya tetap lemas, semangat hidup saya menurun drastis,” lanjut ibu rumah tangga 2 anak, yang jadi energik setelah minum XAMthone plus. Setelah minum produk luar biasa ini ibu tersebut kembali bersemangat untuk menjalani hari-harinya.

“Saya minum XAMthone plus pada pagi, siang dan malam hari sebanyak 30 ml, rasanya enak sebanding dengan khasiatnya,” ujar Nanci. Sebelumnya Nanci mencoba menahan diri untuk tidak menjadi member of XAMthone club, tapi karena keinginan yang begitu besar darinya untuk sehat dan sejahtera maka bergabunglah dia dalam komunitas ini. “Sudah terbukti olehnya sendiri kala dia memutuskan untuk memilih komunitas ini dan sekaranglah hasilnya, dia sehat, segar dan bersemangat,” lanjut Tati.

sembuh dari kanker payudara berkat xamthone plusIbu Sukaesih (48) asal Bekasi, Jawa Barat. “Awalnya ada benjolan kecil di payudara saya, karena tidak ada obat-obat yang diminum maupun yang dioles, akhirnya membesar benjolannya itu,” tutur Sukaesih saat hadir di Kantor Pusat XAMthone plus.

Karena benjolan di payudaranya semakin membesar, Sukaesih hanya mampu mengobati pakai jamu-jamuan. Ketika diambil fotonya oleh reporter USB News bulatan hitam melingkar dekat mata kankernya. Ketika ditanya, kenapa ada hitam ini Bu, jawabnya, “itu karena saya tempel pakai jamu-jamu dan daun-daun yang mengandung obat,” ujarnya polos.

Sukaesih mempunyai 2 anak yang harus dinafkahinya. Keadaannya semakin sulit ketika dia harus menderita penyakit yang belum ada obatnya di dunia sampai saat ini. Melalui yayasan sosilanya XAMthone plus memberikannya bantuan berupa obat-obat herbal secara cuma-cuma selama 1 bulan.
“Saya mendapatkan bantuan dari yayasan sosial XAMthone plus berupa produk-produknya, diantaranya XAMthone plus, Temu Putih Kapsul dan Teh Murbei.”

Karena keyakinan yang besar akan pertolongan dari Allah SWT melalui produk-produk tersebut, Sukaesih langsung mengonsumsinya sesampai di rumah. “Saya minum 3 jenis produk ini sekaligus, reaksinya rasa pening dan saya tidur saja. Selang 3 hari keluar nanah bercampur darah tetapi saya tetap minum. Tidak ada pilihan lain yang lebih baik bagi saya seorang ibu rumah tangga biasa selain harus yakin dan melanjutkan minum produk ini,” kisahnya semangat.

Selama mengonsumsi obat-obat herbal tersebut, Sukaesih tidak henti-hentinya memohon kesembuhan penyakitnya kepada Allah SWT. “Keyakinan saya sedikitpun tidak surut, kualitas XAMthone plus sudah sangat baik, tinggal kita berikhtiar dan istigomah kepada Allah SWT, 3 minggu kemudian pecah benjolan itu, dan lukanya langsung mengering esok harinya.

Payudara saya yang tadinya kalau ditimbang sekita 6 kg saat belum minum XAMthone plus, setelah pecah dan dalam tahap penyembuhan, berubah menjadi normal kembali. Padahal saya agak bandel, karena masih makan mie ayam, mie instant dan bakso,” bebernya. Tidak ada yang lebih bahagia bagi kami selain kesembuhan setelah mengonsumsi XAMthone plus.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa xamthone dapat mengatasi kanker payudara dan berbagai macam kanker lainnya, apabila anda ingin melakukan pemesanan silahkan Klik di sini atau hubungi langsung ke 085648009133 bapak Endi Nugroho.

Leave a Comment








RSS feed for comments on this post